Header Ads Widget

H.Iin Sodikin Ajak Para Pemuda- Pemudi Nahdliyyin Harus Menjadi Generasi Milenial Yang Cerdas dan Siap Berjuang Di Berbagai Medan

Foto Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Oleh MWC NU Jampang Sukabumi

SUKABUMI - Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdhatul Ulama (NU) Kecamatan Jampang Kulon Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Alun-Alun Jampang Kulon. Sabtu (6/4/2019).

Kegiatan dihadiri oleh sekitar 8.000 orang Jama'ah, sebagai penceramah Habib Umar bin Husein Assegaf Majalaya (Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdhatul Ulama Jawa Barat).

Para pemuda- pemudi nahdliyyin harus menjadi generasi Milenial yang cerdas dan siap berjuang di berbagai medan. Hal itu dapat terwujud dengan teruskan patuh kepada para alim ulama NU.

 ”Belajarlah kepada para Kiai NU, catat dan sebarluaskan ilmunya melalui berbagai aplikasi dan teknologi mutakhir. Jangan lupa amalkan ilmunya," Kata H.Iin selaku Panitia Acara

Lanjutnya, di era Milenial ini fitnah semakin beragam. Menurutnya jangan heran jika Ulama kita menarik tidak baik, sebab sejarah telah membuktikan Allah SWT dihoax, Nabi Saw, persahabatan dan para sahabat pun menjadikan korban hoax dan fitnah

" Saat ini semua memiliki smartphone, gunakan itu dengan baik lawan tipuan dan fitnah dengan berbagai hikmah ala NU dan Kiai. "Ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Habib Umar Majalaya menyatakan bahwa zaman fitnah harus menyetujui dengan kecerdasan dan kecerdasan serta akhlak. Rumus ketiga penting adalah dalam benak dan sosok para ulama, Kiai dan Habaib NU.

Saat ini banyak ulama NU yang dibuat bahan caci maki dan difitnah. Maka kita harus berjuang membelanya dengan memberikan data yang akurat dan argumentasi yang logis. ”Tegas Habib yang pernah dibimbing oleh Almarhum Habib Hamid bin Alwi bin Hud Alatas Cililitan.

Habib Umar juga menghimbau kepada para jama'ah yang hadir untuk tidak mudah percaya dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian (Hate Speech) yang berisi isu sara dan berita bohong (Hoaxs) yang saat ini marak terjadi.

”Keberanian dalam perjuangan harus ditanamkan, bangun jiwa militansi, tebarkan hikmah, bangun relasi berdasar ukhuwah Basyariah, Islamiyyah dan Wathoniyah. Para Masyayeikh pendiri NU telah mengamalkannya, ingat baca sejarah, ngaji dengan baik agar kebahagian dan keselamatan dunia akhirat menyertai kita," pungkasnya.

Acara tabligh Akbar Nahdliyin yang sangat semarak ini dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU Kab.Sukabumi, KH Mudrikah, Perwakilan PCNU Sukabumi, Ketua MWC NU Jampang Kulon, Kiai Ajat Sudrajat, Pimpinan Banser Satkoryon Jampang Kulon, Ustadz Manshur, peserta Banser satkoryon pelabuhan ratu, Kang Sahidin, Ketua MUI Jampang Kulon, Kiai Jamaludin.(*)

Berita Lainnya

Baca Juga