Header Ads Widget

Hasil Kongres VIII KSBSI 2019, Elly Rosita Silaban dan Dedi Hardianto Terpilih Sebagai Presiden dan Sekjen

Jakarta - Kongres Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) berjalan mulus dan lancar dengan terpilihnya Elly Rosita Silaban dan Dedi Hardianto sebagai Presiden KSBSI dan Sekjen, Kongres secara resmi ditutup pada Minggu (30/6/2019) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Selain memilih Presiden dan Sekjen, dalam kongres VIII KSBSI diputuskan juga susunan kepengurusan diantaranya Surnadi sebagai Deputi Konsolidasi, Markus Sidauruk sebagai Deputi Program, Rasmina Pakpahan sebagai Bendahara.

Dalam Kongres VIII KSBSI dihadiri oleh Delegasi dan peninjau dari perwakilan masing-masing Federasi, Korwil Se-Indonesia.

Usai terpilih sebagai Sekjen KSBSI, Dedi Hardianto menyatakan komitmennya agar KSBSI tetap eksis dan berkomitmen dalam perjuangannya terhadap buruh Indonesia.

“Menjaga ruh perjuangan KSBSI ini merupakan sebuah keharusan, agar tetap menjadi wadah perjuangan bagi buruh sampai kapanpun,” kata dia.

Dedi juga menuturkan, sejarah panjang perjuangan KSBSI hingga saat ini tidak terlepas dari semua peranan anggota yang tetap konsisten.

“Kita harus merawat organisasi ini seperti kita merawat warisan orang tua,” tambahnya.

Sekjen KSBSI terpilih ini mengungkapkan posisi Sekjen yang diembannya merupakan sarana untuk pengabdian.

“Amanah yang luar biasa, namun sebagai Sekjen hal ini akan kita jangkau untuk jauh lebih profesional dan siap dalam menyelesaikan persoalan-persoalan buruh," ungkapnya.

Kongres VIII KSBSI yang dibuka pada Kamis (27/6/2019) waktu lalu mengangkat tema "Kerja Layak dan Transisi yang Adil Menghadapi Industri Digital."

Diketahui selain para delegasi Federasi yang hadir, kongres juga dihadiri oleh Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI  dan Jamsos) Kemnaker Haiyani Rumondang, Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistio; Danang Giri (DPN Apindo); Rekson Silaban (Dewas BPJS Ketenagakerjaan); Shoya Yosida (General Secretary ITUC) dan Direktur Organisasi Buruh Internasional (ILO) di Indonesia Michio Miyamoto.

Berita Lainnya

Baca Juga