Header Ads Widget

Aktivis Kemanusiaan Mendesak Dinkes Kota Bekasi Bekerja Optimal

Foto: Aktivis Kemanusiaan Zainudin
KOTA BEKASI - Aktivis kemanusiaan Zainudin meminta Dinas Kesehatan Kota Bekasi agar dapat meningkatkan Pelayanan dan kinerja yang nyata dalam penanganan terhadap penyakit-penyakit baik yang endemik maupun pandemik seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 yang sedang mewabah di banyak negara di dunia khususnya di Kota Bekasi.

"Pandemi ini jelas membuat panik warga Kota Bekasi, sebab Kota Bekasi masuk zona merah. Responsif walikota dalam menyikapi covid 19 ini tidak diimbangi dengan Kinerja Dinkes yang kurang optimal," Kata Zay Sapaan akrabnya, Senin (23/3).

Inisiator Constitution Of Liberation (Contol) tersebut mendesak Dinas Kesehatan Kota Bekasi agar mengkoordinir langkah preventif yang masif seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker, dan pembagian hand sanitizer.

"Di minimarket dan warung-warung sudah langka, apalagi banyak oknum yang memanfaatkan wabah ini untuk kepentingan pribadi dengan menjual masker & hand sanitizer dengan harga tinggi. Disatu sisi Warga diminta untuk social distance dan tidak melakukan aktifitas diluar rumah. Peran aktif Pemkot khususnya dinkes sangatlah diharapkan" Harapnya

Selain itu juga tambah Zai, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi salah satu pejabat di Pemkot Bekasi yang dinilai sangat buruk dalam komunikasi.

"Dia lpejabat yang sulit dihubungi, Lebih gampang kontek Walikota, sekelas DPRD aja susah ngehubungi dia (red-Kadinkes), Sebaiknya diganti aja karena Kadinkes tidak paham soal keterbukaan informasi publik," cetusnya.(SD)

Berita Lainnya

Baca Juga