Header Ads Widget

Soal Meubelair 30Milliar, Komisi IV Bungkam, Sekdisdik Cuci Tangan?


 

Kota Bekasi- Keengganan sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi terutama di komisi IV mengomentari proyek meubeler dalam bentuk meja kursi senilai Rp30 Miliar tahun 2021 justru menimbulkan pertanyaan publik.


"Isu nya proyek tersebut merupakan permainan oknum dewan dari salah satu fraksi besar di DPRD Kota Bekasi. Dan itu bukan rahasia lagi di internal sesama anggota dewan,"ucap Kordinator aksi unjuk rasa Lafif Mahfudin mempertanyakan proyek tersebut di gedung DPRD dan di kantor Disdik Kota Bekasi. Senin (29/3/2021).


"Jadi dewan yang dari fraksi lain ga enak mau menerima aksi kami tadi di DPRD kota Bekasi. Termasuk ketua Komisi IV malah terkesan menghindar dari aksi kami, ini ada apa?,"tanya Latief heran.


Sekedar diketahui, aksi unjuk rasa dari elemen yang tergabung dalam Pergerakan Anak Muda dan Warga Bekasi (PANDAWA) menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kota Bekasi hari ini Senin (29/3/2021). 


Dalam orasinya Latif sebagai salah satu orator aksi meminta kepada kepada DPRD khususnya komisi IV untuk membatalkan anggaran Disdik Kota Bekasi sebesar 30 milyar yang dipergunakan untuk meuneler. 


Latif menawarkan solusi agar dana sebesar itu bisa dialokasikan untuk data seluller siswa/siswi mengingat masa pandemi saat ini yang terus menggerus ekonomi masyarakat. 


Selain orasi pembatalan anggaran mereka juga meminta kepada Komisi IV DPRD Kota Bekasi agar merekomendasikan pergantian kepala dinas pendidikan dan bahkan dianjurkan agar kepala dinas pendidikan segera mengundurkan diri apabila tidak berkenan merealisasikan tuntutan yang mereka sampaikan. 


Sementara itu pihak disdik melalui sekdis menyampaikan kalau anggaran itu saat ini sudah masuk dalam pagu anggaran APBD dan mau tidak mau dinas harus menjalankan. 


"Demo ya boleh demo itu kan hak masyarakat, tapi kalau soal anggaran 30 Milyar itu sudah masuk dalam pagu anggaran APBD  dan kalau sudah masuk ya kita wajib jalankan itu anggaran", ujar Krisman sekdis pendidikan ketika dihubungi via telepon (29/3/2021). 


Sementara terkait dengan transparansi pengadaan MEUBELAIR bekas lima tahun terakhir oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi sekdis pendidikan berujar bahwa itu sudah ada pemeriksaan oleh inspektorat dan BPK. 


"Terkait Mebeuler lima tahun terkahir kan sudah ada pemeriksaan dari Inspektorat dan BPK tapi jika mau datanya silahkan kirimkan surat", tegas Krisman.

Berita Lainnya

...
Baca Juga