Header Ads Widget

ANOMALI Kepemimpinan di Kabupaten Bekasi

Oleh : Jaelani Nurseha

Pasca dilantiknya Ahmad Marzuki sebagai Wakil Bupati Bekasi dengan masa jabatan 2017-2022 di gedung Pakuan Jawa Barat, Rabu, 27 Oktober 2021.


Menimbulkan tanda tanya besar dari Aktivis Muda Bekasi Jaelani Nurseha, dia mengatakan dengan sudah dilantiknya Ahmad Marzuki menjadi Wakil Bupati Bekasi secara otomatis PJ Bupati Dani Ramdan mundur dari jabatannya sebagai pimpinan pucuk di Kabupaten Bekasi. Dalam sudut pandang lain dia mempertanyakan dengan mundurnya Dani Ramdan sebagai Pj Bupati apakah sudah adanya surat pencabutan mandat dari kemendagri yang wakili oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 


Foto Para BUPATI Bekasi Periode 2017-2022

"Seblumnya saya mengucapkan selamat kepada Pak Marzuki yang sudah dilantik menjadi Wakil Bupati, dan saya Berterimakasih kepada Pak Dani Ramdan yang telah melayani masyarakat Bekasi terutama Masyarakat sisi sungai cilemahabang. Tetapi dengan digantikannya Dani Ramdan oleh Marzuki apakah sudah ada surat radiogram mengenai pencabutan mendat untuk hal tersebut?," Ungkap mantan ketua Bem Pelita Bangsa tersebut kepada awak media. 


Lalu diapun memberikan stimulus kepada Ahmad Marzuki dalam waktu kurang dari setahun agar dapat memperbaiki dua fungsi yang tidak dijalankan di Pemerintahan Kabupaten Bekasi, yaitu Fungsi memerintah (government function)  dan Fungsi pelayanan (service function) . 


"Dengan dilantiknya marjuki sebagai Bupati rakyat Bekasi agar dapat menyelesaikan pekerjaan rumah yang di tinggalkan Dani Ramdan seperti seperti pengisian kekosongan jabatan, persolan lingkungan hidup, perbarui Rancangan tata ruang di Kabupaten Bekasi yang sudah usang, dan masih banyak lagi," Ungkapnya. 


Diapun berpesan kepada Bupati Bekasi agar selalu menjalin komunikasi terhadap mahasiswa Kabupaten Bekasi agar dapat menciptakan inovasi baru untuk mensejahterakan warga Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya

Baca Juga