Header Ads Widget

Pengendara Motor Agar Waspadai Perlintasan Kereta Api di Depan Polsek Cikarang

Pengendara Motor Agar Waspadai Perlintasan Kereta Api di Depan Polsek Cikarang


Seputerdaerah.com - Puluhan pengendara sepeda motor terjatuh setiap hari di perlintasan kereta api Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Cikarang Utara.

Hal tersebut disebabkan rusaknya permukaan jalan sehingga hanya menyisakan kerikil dan rel.

Kondisi tersebut semakin parah lantaran lapisan jalan yang hancur itu hanya, ditambal atau ditutup tanah.

Akibatnya, ketika hujan turun, perlintasan semakin membahayakan karena menjadi tambah licin.

Perlintasan membahayakan tersebut berada pada jalur padat. Perlintasan ada di bagian belakang pusat perbelanjaan besar di Kabupaten Bekasi.

Jalan itu menjadi salah satu jalur perniagaan warga. Perlintasan yang berada di depan Markas Kepolisian Sektor Cikarang itu, ramai dilintasi pengendara mobil dan banyak sepeda motor.

Sementara itu, jalan yang dilintasi kondisinya membahayakan. Permukaan jalan pada perlintasan kereta api double track ini tidak lagi dilapisi aspal alias mengelupas.

Alhasil, lapisan jalan hanya menyisakan kerikil dengan permukaan yang lebih rendah dari rel.

Hal itulah yang membuat banyak pengendara tergelincir lantaran ban sepeda motor mereka tidak mampu menggigit besi rel. Apalagi, perlintasan jalan ini tidak memotong lurus, melainkan menyerong.

”Itu jalannya gelombang jadi susah kontrol, mana licin. Harusnya cepet-cepet dibenerin. Untung enggak ada kereta tadi,” kata Abidin (34), salah seorang pengendara yang melintas.

Dia sempat tergelincir saat melewati perlintasan kereta api ini.

Marsini (32), pengendara lainnya, juga sempat terjatuh saat melintaas. Dia kaget karena permukaan jalan jauh lebih rendah dari rel kereta.

”Saya baru lewat sini Bang. Enggak tau kalau itu jalannya rusak dan bikin jatuh. Itu relnya tinggi banget jadi kepleset dah,” ucap karyawati yang mengalami lecet pada bagian kakinya ini.

Pengendara lain, Andini (24), mengaku sudah dua kali terjatuh pada perlintasan itu. Dia pun pernah terjatuh saat membonceng keponakannya yang balita.

Meski mereka umumnya hanya mengalami luka ringan dan motor yang lecet, namun karena lokasi tersebut merupakan perlintasan kereta api, tingkat bahayanya
semakin tinggi.
Hingga kini, tidak ada korban yang tersambar kereta api ketika terjatuh di perlintasan tersebut.

20 per hari Kepala Polsek Cikarang, Komisaris Mustakim mengonfirmasi banyaknya pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melintasi perlintasan tersebut.

Untuk itu, personel kepolisian kerap ditugaskan untuk berjaga di perlintasan.

”Kalau dihitung, ada lebih dari 20 motor yang jatuh setiap hari. Memang kondisi permukaan jalannya membahayakan. Jalannya lebih rendah dari relnya. Makanya, personel kami terjunkan di situ untuk mengimbau pengendara agar berhati-hati dan membantu apabila ada yang ter- jatuh,” ucap dia.

Sementara itu, perwakilan PT KAI, Erry Triadi mengatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan terkait pengaspalan jalan di perlintasan kereta. Sesuai dengan Undang-undang 23/2007 tentang Perkeretaapian, tanggung jawab PT KAI berada pada keselamatan operasional jalur kereta api.

”Jadi, kalau pengaspalannya itu kewenangannya bagian pekerjaan umum. Dan, informasinya, tahun-tahun sebelumnya juga itu yang menangani PU. Sedangkan kami dari stasiun mengantisipasinya. Kami urug dengan tanah tapi itu kan daya tahannya enggak bisa lama. Akan tetapi kami juga telah berkirim surat ke pemerintah daerah agar segera diperbaiki,” ucap dia.***

Tommi Andryandy - Elfrida Chania S 
pikiran-rakyat.com

Berita Lainnya

Baca Juga