Header Ads Widget

DPN Jamkeswatch Datangin Kantor BPJS Kesehatan Wilayah Kedeputian IV

DPN Jamkeswatch Datangin Kantor BPJS Kesehatan Wilayah Kedeputian IV

Jakarta, SeputarDaerah.com - Dewan Pimpinan Nasional(DPN) Jamkeswatch yang digawangi Direktur Eksekutif Daryus melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IV yang berada di Jakarta Selatan. Hal ini merupakan kegiatan menjaga komunikasi yang harmonisasi antar instansi dengan DPN Jamkeswatch, Kamis (15/12).

Upaya DPN Jamkeswatch sendiri terus melakukan pertemuan dengan instansi lainnya agar layanan kesehatan di Indonesia bisa dirasakan oleh seluruh rakyat.

Agenda koordinasi ini dihadiri oleh Asdep SDMUKP Wahyu Krisbudianto, Staf Komlik Fendy Oktavianto, dari Kantor Cabang(Kacab) Jakarta Selatan sendiri diwakili oleh Kabid KPP Jakarta Selatan Chirtine Julyana S, Kabid PMP Niken V, Kabid SDUMKP Rizki, dan Petugas Pemeriksa Kepatuhan Aldi.

Kedatangan DPN Jamkeswatch disambut dengan baik oleh tim BPJS Kesehatan Kepwil IV Jakarta Selatan. Pertemuan dalam koordinasi ini pun dipimpinan langsung oleh Direktur Eksekutif Jamkeswatch Daryus, sekaligus meyampaikan beberapa temuan di lapangan yang pernah dikawal oleh Jamkeswatch itu sendiri.

DPN Jamkeswatch Datangin Kantor BPJS Kesehatan Wilayah Kedeputian IV

"Terima kasih sebelumnya kepada Kepwil IV BPJS Kesehatan kedatangan kami bersama tim di DPN Jamkeswatch memang untuk bersilaturahmi agar huhungan harmonis selalu terjaga. Di sisi lain mungkin bakal ada penyampaian temuan di lapangan yang rekan-rekan DPN temukan. Salah satunya masih ada iuran biaya untuk peserta BPJS Kesehatan, biaya ambulan yang dibebankan kepada peserta, bahkan dari sisi sistem layanan yang selama ini dijalankan," urai Daryus.

Beliau menilai, peran BPJS Kesehatan memang sudah mulai bisa digunakan untuk rakyat, namun mesti perlu pengawasan yang lebih diperhatikan lagi agar layanan kesehatan bisa dirasakan dengan merata.

"Kami sepakat ketika BPJS Kesehatan lebih prioritaskan pelayanan, namun faktanya masih ada ditemukan beberapa "Case" dengan alasan obat, dan alat tidak dicover, atau pun ketersedian ruangan lainnya," tutur Daryus

Dalam kesempatan yang sama, Asdep SDMUKP Wahyu Krisbudianto mengucapkan terima kasih tim DPN Jamkeswatch sudah datang, sekaligus bersilaturahmi.

"Saya apresiasi kedatang tim dari DPN Jamkeswatch untuk datang ke sini. Berbagai masukan sudah kita terima dan akan dibahas diinternal kami, sekaligus disampaikan kepimpinan. Jadi kalau memang ditemukan "Case" peserta BPJS Kesehatan entah itu korban PHK, ambulance suruh bayar, silahkan laporkan atau bersurat ke kami," tutur Wahyu Krisbudianto.

Berbagai permasalahan yang ditemukan tidak luput disampaikan oleh DPN Jamkeswatch, termasuk korban-korban PHK yang merasa kehilangan haknya ketika berobat. Regulasi tentunya sudah mengatur akan hal tersebut namun menurut DPN Jamkeswatch aktualnya regulasi tidak seindah di lapangan.

Senada disampaikan Deputi Direktur Pelayanan dan Medis Ahmad Rifai justru menyoroti beberapa Rumah Sakit yang terkesan tidak sesuai mekanismenya.

"Kejadian pernah ditemukan Pasien jelas masih di ruangan ICU, kenapa direkomendasikan untuk pulang. Bahkan pihak keluarga pun kebingungan ketika melihat keluarganya yang sakit sudah disuruh pulang. Saya berharap pihak BPJS bisa memonitor kejadian seperti itu," tegas Rifai. (Jho)



Berita Lainnya

Baca Juga