Header Ads Widget

Puluhan Mahasiswa Orasi Depan Gedung Juang Kritisi Carut Marut Kepemimpinan PJ Dani Ramdan

Puluhan Mahasiswa Orasi Depan Gedung Juang Kritisi Carut Marut Kepemimpinan PJ Dani Ramdan
SeputarDaerah- Bekasi: Puluhan mahasiswa dari Komunitas mahasiswa bekasi Indonesia, melakukan aksi unuk rasa dengan orasi di dalam gedung juang tambun,dalam orasinya mahasiswa mengkritisi kinerja pj bupati Bekasi Dani Ramdan,yang di anggap tidak becus dalam memimpin di wilayah kabupaten Bekasi.

Para mahasiswa juga menduga adanya gratifikasi dalam rotasi mutasi dan beberapa kasus lainnya yang kuat akan kepentingan dari pj bupati Bekasi Deni Ramdan.

Dengan membentangkan spanduk dan alat pengeras suara, satu persatu para mahasiswa langsung berorasi mengecam kepemimpinan PJ bupati Bekasi Dani Ramdan yang dianggap tidak becus dalam memimpin wiiayah dengan industri terbesar di Asia tenggara.

Para mahasiswa juga mengecam pernyataan Dani Ramdan yang mengaku telah mengantongi SK perpanjangan sebagai pj bupati Bekasi,padahal dalam kenyataanya SK tersebut belum pernah di keluarkan baik dari gubernur maupun dari kementrian dalam negeri.

"Terdapat dua kejanggalan terdapat satu kejanggalan pada penerapan pj bupati Bekasi yang di mana masa priode pj bupati berakhir pada bulan mai namun PJ bupati mengklaim sepihak bahwa dirinya sudah mengantongi SK perpanjangan masa jabatan,sedangkan belum ada SK tersebut,terlepas dari itu pada rapat DPRD kab Bekasi yang membahas terbaik rekomendasi PJ bupati tidak ada sama sekali nama Dani Ramadan" ucap Salah satu mahasiswa dalam orasinya.

"Seharusnya menjadi dasar yang kuat untuk menjadi PJ bupati Bekasi namun hal ini di kesampingkan ini yang menjadi suatu kejanggalan sehingga nalar liar kami berpikir bahwa Sanya terdapat indikasi kuat terjadinya gratifikasi antara pj bupati Dani Ramdan untuk mendapatkan jabatan kembali" lanjut para mahasiswa 

Dalam aksinya Para mahasiswa meminta kepada mendagri dan penilaian akhir untuk tidak menutup mata dengan rekomendasi drpd kab Bekasi.

Para mahasiswa juga mendesak menteri dalam negeri Tito Karnavian untuk segera mencopot PJ bupati Dani Ramdan karena di duga terlibat dalam gratifikasi dari proyek markup pembangunan WC Sultan yang menelan Biaya hingga mencapai puluhan milyar rupiah.

Mahasiswa juga mendesak Mendagri untuk segera meninjau kembali surat menteri dalam negeri nomer 100.2.2.6/1450/SJ tanggal 10 Maret 2023 tentang persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah di daerah kabupaten Bekasi,serkhusus kepada Beni Sugiarto prawira sebagai kepala dinas cipta karya dan tata ruang Kab bekasi.

Selain itu meminta kepada kemendagri para mahasiswa juga mengultimatum Menseskab pramo Anung sebagai tim penilai akhir (TPA) PJ kepala daerah untuk tidak mengacuhkan dan menutup mata terhadap surat keputusan DPRD kab Bekasi."

Reporter: Rosit

Berita Lainnya

Baca Juga